
Lombok Timur – Suasana khidmat menyelimuti peringatan Hari Ulang Tahun (Hultah) ke-79 Pondok Pesantren Darul Muttaqien NWDI Perian sekaligus Haul ke-18 TGH. Maksum Qasim. Acara yang digelar di halaman ponpes setempat tersebut dihadiri oleh ribuan jamaah, santri, dan sejumlah tokoh masyarakat, Sabtu (25/7/2026).
Tuan Guru Bajang (TGB) Muhammad Zainul Majdi yang hadir sebagai penceramah dalam kesempatan itu menyampaikan sejumlah pesan penting, mulai dari penghormatan kepada para pendiri, ajakan menjaga kebersihan, hingga penguatan sinergitas antara pemerintah dan masyarakat.
Mendoakan Pendiri dan Meneruskan “Mata Air Hikmat”
Di awal tausiahnya, TGB memanjatkan doa untuk para pendiri Pondok Pesantren Darul Muttaqien, khususnya Almarhum Maulana Syaikh TGKH. Muhammad Maksum Kasim. Ia mengenang perjuangan besar almarhum dalam membangun dan mengembangkan ponpes yang kini telah menjadi pusat pendidikan bagi ribuan santri.
“Maulana Syaikh mengajarkan agar umat selalu mendoakan para pemimpin agar mendapat taufik dan hidayah dalam menjalankan tugas untuk kemaslahatan umat,” ujar TGB di hadapan para jamaah.
Lebih lanjut, TGB menyebut bahwa TGKH. Muhammad Maksum Kasim telah mewariskan “mata air hikmat” bagi Pondok Pesantren Darul Muttaqien. Karena itu, seluruh jamaah dan santri diajak untuk meneladani keikhlasan sang pendiri dalam menuntut ilmu dan mengajar murid-muridnya. Nilai-nilai keteladanan inilah yang menurut TGB harus terus dijaga dan diamalkan oleh seluruh elemen pesantren.
Seruan Jaga Kebersihan Lingkungan
Tak hanya menyentuh aspek spiritual, TGB juga menyoroti persoalan kebersihan yang bersifat praktis. Setelah pelaksanaan acara Hultah, ia secara khusus mengajak seluruh pihak yang hadir untuk bertanggung jawab membersihkan sampah di sekitar area acara.
“Kebersihan adalah bagian dari iman dan tanggung jawab bersama terhadap lingkungan,” tegasnya.
Sinergitas Kunci Kemajuan Daerah
Sebagai nasihat penutup, TGB Muhammad Zainul Majdi mengingatkan pentingnya sinergitas antara pemerintah dan masyarakat. Menurutnya, kolaborasi yang erat antara kedua elemen ini merupakan kunci utama keberhasilan pembangunan dan kemajuan daerah.
“Antara pemerintah dan masyarakat harus saling melengkapi,” tegas TGB.
Pernyataan ini mendapat sambutan positif dari para jamaah yang hadir. Acara yang berlangsung hingga sore hari tersebut berjalan dengan lancar dan penuh kekeluargaan. 8MD







