
Pancor, Lombok Timur – Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Provinsi Nusa Tenggara Barat melaksanakan kunjungan kerja Monitoring dan Evaluasi (Monev) ke Studio RNH FM 107.0 MHz yang berlokasi di Pancor, Lombok Timur, pada Rabu, 28 Juli 2026.
Rombongan KPID NTB dalam kunjungan ini dipimpin langsung oleh Wakil Ketua KPID NTB, Afifudin Adnan, S.Sos.I, M.Sos., bersama anggota rombongan yang terdiri dari Abdul Muluk, S.Pd.I., Darsono Yusin Sali, M.Sos., Auliya Rachman Chavez, S.H., dan Yusron Saudi, S.T., M.Pd.
Kunjungan ini bertujuan untuk melakukan pemantauan terhadap penyelenggaraan penyiaran sekaligus menjalin silaturahmi dan memperkuat sinergi antara KPID NTB dengan lembaga penyiaran radio di daerah, khususnya RNH FM yang telah lama menjadi mitra strategis dalam ekosistem penyiaran di Lombok Timur.
Dalam sambutannya, Afifudin Adnan menyampaikan apresiasi atas konsistensi RNH FM dalam menghadirkan siaran yang menyejukkan dan memberi petunjuk bagi masyarakat. Ia juga mendorong agar RNH FM terus berinovasi di tengah tantangan era digital.
Menanggapi hal tersebut, pengelola RNH FM menyatakan komitmennya untuk terus menghadirkan siaran yang informatif, edukatif, religius, dan menghibur. Meskipun memiliki akar kuat sebagai radio komunitas dan pendidikan, RNH FM (Radio Hamzanwadi) telah beradaptasi dengan perkembangan teknologi informasi yang begitu pesat. Kini, RNH FM tidak hanya dapat dinikmati melalui frekuensi 107.0 MHz di Pancor dan sekitarnya, tetapi juga telah hadir di berbagai platform digital, menjangkau pendengar yang lebih luas tanpa batasan geografis. Langkah ini diambil sebagai bentuk komitmen untuk tetap eksis dan relevan di tengah gempuran media baru, serta memastikan pesan-pesan dakwah dan pendidikan dapat tersampaikan kepada generasi muda yang akrab dengan gawai dan internet.
Acara berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan. Kedua pihak berharap sinergi ini terus terjalin untuk penyiaran yang lebih baik dan bermartabat bagi masyarakat NTB.