banner 728x250
Opini  

Dulang dan Kebersamaan, Wajah Baru Syiar di Lombok Timur

banner 120x600
banner 468x60
Parade 1448 dulang dalam rangkan menyambut tahun baru 01 Muharram 1448 H (Foto: prokopim.lotim

Festival Muharram di Lombok Timur tahun ini kembali menyuguhkan tontonan yang bukan hanya meriah, tetapi juga sarat makna. Kehadiran Parade Dulang di samping Pawai Ta’aruf bukan sekadar arak-arakan biasa. Ini adalah pernyataan budaya bahwa nilai-nilai keislaman di daerah kita tumbuh subur dalam balutan kearifan lokal yang harmonis.

banner 325x300

Yang menarik perhatian kami sebagai masyarakat adalah simbolisme dari tradisi “Semarak Budaya 1448 Dulang” ini. Dulang, yang biasanya identik dengan sesajen atau wadah makanan tradisional, kali ini diangkat menjadi ikon syiar. Ini menunjukkan bahwa budaya lokal tidak perlu ditinggalkan demi agama, justru keduanya bisa berpadu menjadi media dakwah yang lebih mudah diterima oleh generasi muda dan masyarakat akar rumput.

Namun, yang paling menyentak kesadaran kami adalah aksi nyata dari para pemimpin daerah. Kehadiran Bupati, Wakil Bupati, Forkopimda, hingga para Ketua PKK dan GOW yang berjalan kaki bersama para pembawa dulang hingga ke Masjid Agung, memberikan pesan moral yang kuat. Di tengah hiruk-pikuk birokrasi dan kemewahan jabatan, momen itu memperlihatkan kesederhanaan dan kedekatan emosional antara pemimpin dan rakyatnya. Mereka tidak hanya duduk manis di panggung kehormatan, melainkan turun ke jalan, merasakan euforia yang sama, dan menapaki jalan yang sama menuju rumah ibadah.

Ini adalah angin segar bagi publik. Kami melihat ini sebagai bentuk kepemimpinan yang partisipatif. Dengan melibatkan seluruh OPD, organisasi wanita, instansi vertikal, hingga pelajar, acara ini berhasil menjadi pemersatu. Tidak ada sekat antara pemerintah dan masyarakat; semuanya larut dalam semangat menyambut Tahun Baru Islam dengan hati yang bersih—simbolis dari perjalanan menuju Masjid Agung yang merupakan pusat ketakwaan.

Semoga semangat “Dulang” ini tidak berhenti di jalanan. Kami berharap semangat kebersamaan dan kesederhanaan ini terus terbawa dalam setiap kebijakan dan pelayanan publik ke depannya. Selamat Tahun Baru Islam 1448 H, semoga membawa berkah bagi seluruh warga Lombok Timur.

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *